Wanita Wajib Tahu! Inilah 9 Tanda Kalau Organ Intim Wanita Tidak Sehat

SERANG, BantenHeadline.com – Kesehatan organ intim sangat penting bagi wanita. Organ intim yang sehat akan menghasilkan cairan, yang dilalui semua bakteri dan sel-sel mati yang menyertainya, yang akan membuat organ intim bebas dari infeksi. Pelepasan cairan juga dapat melumasi organ intim dan mencegah kekeringan. Sementara organ intim yang tidak sehat bisa mempengaruhi libido dan kesuburan. Kelainan organ intim yang berkepanjangan dapat menyebabkan infeksi jamur. Setiap infeksi ringan, jika tidak diatasi tepat waktu, bisa memperparah masalah kesehatan. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan ahli medis ketika melihat gejala pertama dari organ intim yang tidak sehat. Berikut ini tanda-tanda yang menunjukkan bahwa organ intim seorang wanita tidak sehat, seperti dilansir oleh thehealthsite.

  1. Kekeringan Salah satu tanda pertama dari organ intim yang tidak sehat adalah kekeringan. Penyebab umum dari kekeringan ini diantaranya rasa cemas, proses pengobatan, perubahan hormonal dan iritan.
  2. Serasa terbakar dan gatal Serasa terbakar dan gatal yang tetap dapat menjadi indikator sejumlah infeksi pada organ intim, dan ini bahkan dapat mempengaruhi kesehatan seksual.
  3. Diskolorasi dan pelepasan yang berlebihan alias Keputihan Cairan organ intim dapat dianggap normal jika berwarna putih dan tidak mengeluarkan bau busuk. Jika cairan organ intim berwarna cokelat atau merah disertai dengan bau busuk, maka ini perlu perhatian medis.
  4. Perdarahan selama atau setelah hubungan seksual Ini adalah masalah serius dan memerlukan perhatian medis segera. Hal ini dapat mengindikasikan adanya infeksi, kekeringan atau PMS organ intim.
  5. Lepuhan atau Benjolan Benjolan pada organ intim bagian luar bisa mengindikasikan kanker vulva atau organ intim. Tonjolan kanker bisa dimulai seperti tahi lalat kecil yang bisa berubah tekstur atau warnanya. Inilah salah satu tanda utama organ intim yang tidak sehat.
  6. Mengeluarkan bau Bau kuat yang terus menerus bisa menjadi gejala infeksi. Kelebihan bakteri berbahaya dapat menyebabkan bakteri vaginosis.
  7. Perdarahan yang tidak biasa Jika seorang wanita mengalami pendarahan di antara periode menstruasi, maka ia harus sangat berhati-hati. Masa menstruasi yang berlangsung tidak normal harus menjadi perhatian.
  8. Atrofi Jika organ intim menjadi kering dan meradang, maka tubuh menciptakan sedikit estrogen. Kondisi ini disebut atrofi.
  9. Urin yang menyakitkan Hal ini terkait dengan infeksi saluran kencing dan juga merupakan tanda utama infeksi bakteri vaginosis atau jamur, yang menunjukkan bahwa organ intim tidak sehat. (Red-05).