Ada Baliho Paslon Bentuknya Beda Sendiri, KPU Batalkan Agenda Pemasangan Baliho Serentak

Bentuk baliho ketiga Paslon Walikota-Wakil Walikota dicetak tak sama.

SERANG, BantenHeadline.com – KPU Kota Serang akhirnya membatalkan agenda pemasangan baliho ketiga Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Serang secara serentak, yang sedianya dilakukan pada Selasa (27/2/2018) sore, di Alun-alun Barat Kota Serang.

Pembatalan pemasangan baliho ketiga Paslon tersebut dikarenakan salah satu baliho Paslon, dicetak tidak sama dengan dua baliho Paslon lainnya.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Walikota-Wakil Walikota Serang nomor urut 3, Syafrudin-Subadri Usuludin, Manar Mas membenarkan “insiden” pemasangan baliho serentak oleh KPU tersebut.

“Ya, tadi saat baliho akan dipasang, kami melihat baliho milik nomor urut satu bentuknya berbeda, dan kami menanyakan ke KPU mengapa bisa seperti itu. Kami juga tidak mau kalau nanti ada pihak yang menyebut bahwa KPU tidak netral. Dan Alhamdulillah KPU mengapresiasi kami, dan pemasangan baliho akhirnya ditunda,” ujar Manar Mas, kepada BantenHeadline.com melalui telepon pribadinya.

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin juga membenarkan pembatalan sementara pemasangan baliho ketiga Paslon Pilkada Kota Serang 2018 tersebut.

Heri mengakui ada kelalaian dari pihak KPU Kota Serang, karena sebelumnya saat rapat kesepakatan antara Tim Sukses (Timses), tidak mempertegas bentuk baliho yang akan dicetak. KPU hanya menyepakati ukuran baliho, yaitu 3 x 5 meter.

“Kami mengakui ada kelalaian dipihak kami, karena saat koordinasi dengan perwakilan Timses, kami hanya menyepakati ukuran, tapi tidak meyebutkan bentuk baliho yang akan dicetak. Ternyata Paslon nomor urut 1 Vera Nurlaela-Nurhasan mendesain baliho dalam bentuk horizontal, sementara pasangan nomor urut 2 Samsul Hidayat-rohman dan Paslon nomor urut 3 Syafrudin-Subadri Usuludin mendesain baliho mereka dalam bentuk vertikal,” papar Heri.

Atas insiden tersebut, malam harinya KPU melakukan rapat dengan ketiga perwakilan Timses masing-masing Paslon untuk menyepakati kembali bentuk baliho yang akan dicetak dan dipasang.

“Malam ini kami rapat lagi dengan perwakilan Paslon. Dan hasilnya disepakati bahwa seluruh baliho Paslon yang dicetak oleh KPU berbentuk vertikal, sementara baliho yang dicetak masing-masing paslon bentuknya bebas, vertikal ataupun horizontal, tapi ukurannya tetap 3 x 5 meter. Kami harap perbaikan dilakukan malam ini juga, karena harus segera dicetak dan dipasang,” pungkas Heri. (Red-05).

 

Exit mobile version