PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Staf Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bagian Sarana dan Prasarana, M Haerudin mengakui jika usulan pembuatan Skatepark di Stadion Karunten, Kecamatan Majasari, berasal dari komunitas. Namun disain yang disampaikan tidak dilengkapi dengan keterangan yang rinci seperti ketinggian dan luas, sehingga pihaknya menunjuk konsultan.

“Waktu 2016, komunitas ingin ada skatepark. Maka kami ajukan.  Ketika anggarannya ada dari APBD, kami minta disainnya dari komunitas. Namun tidak detail, tidak ada tinggi dan luas skatepark, hanya gambar saja. Maka kami ke konsultan dengan anggaran yang ada. Maka dikerjakanlah oleh konsultan,” terangnya saat meninjau lokasi Skatepark Bersama Pj. Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin, Selasa (15/8/2017).

Bahkan kata Haer, CV. Inet Indigo Desain yang ditunjuk sebagai konsultan, baru pertama kali mengerjakan kegiatan pembuatan skatepark. Setaunya, referensi yang didapat untuk mengerjakan skatepark pun hanya dari internet.

“Kayanya belum, mereka belum pernah mengerjakan skatepark sebelumnya. Tetapi ketika konsultan datang ke kantor, mereka bilang sudah cari skatepark diinternet untuk referensi. Tetapi saya belum Tanya apakah mereka sudah study banding,” ujarnya.

Kendati begitu, dirinya mengajak para komunitas untuk duduk bareng membicarakan tindak lanjut dari keberadaan skatepark seluas 20 x 22 meter itu. Jika harus diperbaiki, ia meminta agar prosesnya didampingi oleh rekan-rekan komunitas, agar tidak kembali menimbulkan kesalahan.

“Kalau komunitas tidak puas, ya marilah duduk bareng, mana yang harus dibetulkan, hayu kita bareng-bareng,” serunya. (Red-02)