PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pandeglang, Muhamad Amri menjelaskan, anggapan soal pola makan 4 sehat 5 sempurna sudah tidak relevam dengan perkembangan saat ini. Karena menururnya, dari berbagai kajian, kandungan gizi dalam makanan lokal lebih baik ketimbang susu.

“Saat ini bukan lagi berbicara soal 4 sehat 5 sempurna. Karena susu, kandungannya kalah sama dengan makanan lokal, seperti Daun Kelor. Karena proteinnya lebih tinggi,” sebut Amri, Senin (2/4).

Baca juga: Irna: Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Pandeglang Masih Rendah

Amri menyadari bahwa tingkat konsumsi masyarakat Pandeglang terhadap makanan lokal masih dipandang sebelah mata. Padahal dalam makanan lokal, mengandung gizi tinggi yang bisa menjadi alternatif pengganti nasi.

“Kami berupaya bagaimana caranya agar masyarakat memiliki makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Tidak hanya ketergantungan pada beras dan terigu. Mungkin karena pola pikir masyarakat yang cenderung lebih senang makan nasi. Memang mengubah mindset tidak mudah,” jelasnya.

Namun demikian, saat ini pihaknya terus berupaya menekan ketergantungan terhadap dua jenis makanan pokok itu. Salah satunya, dengan mengefektifkan kembali instruksi bupati perihal ketersediaan makanan lokal dalam setiap kegiatan formal.

“Kami pelan-pelan, dengan mengefektifkan kembali bahwa dalam setiap kegiatan formal, snacknya harus makanan lokal. Saat ini kami mengerakkan bahwa banyak makanan lokal yang lebih sehat dari beras. Kami juga terus memberikan sosialisasi ke masyarakat,” tandasnya. (Red-02).