SERANG, BantenHeadline.com – House Of Salbai 34 Venue, kembali menyuguhkan panggung kreatif dimalam penghujung tahun. Dengan menggandeng beberapa seniman lokal, kegiatan bertajuk Jopless, I Dare ini, akan memberikan hiburan alternatif bagi kawula muda yang jengah dengan hiruk pikuk kebisingan serta kemacetan kota.

Project Officer Salbai 34 Venue, MQ Rizky menuturkan, Jopless dihelat dengan semangat menumbuhkembangkan industri kreatif di Kota Serang. Menurutnya, merayakan malam tahun baru di jalanan atau di luar kota mengunjungi tempat wisata, sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Karena hal itu justru akan membuang energi ketika berhadap dengan kemacetan yang begitu panjang.

“Jadi kami berkolaborasi dengan beberapa pelaku seni, mengajak masyarakat khususnya generasi millenial untuk mengubah mindset soal merayakan tahun baru. Kini bukan lagi saatnya tahun baru dirayakan dengan hura-hura, lebih baik menjalankan sesuatu yang berguna, khususnya lewat karya,” jelasnya, Sabtu (30/12/2017).

Rizky mengatakan, konsep Jopless dilahirkan untuk mentrigger agar kawula muda termotivasi terlibat aktif dalam perkembangan industri seni kreatif di Kota Serang.

“Acara dimalam tahun baru memang banyak, tetapi ini menjadi sajian yang spesial karena di created sendiri oleh teman-teman pelaku seni yang kami ajak kolaborasi. Jadi bukan berarti mereka tidak ada job saat tahun baru, tetapi mereka memilih untuk menciptakan ruang ekspresi sendiri,” imbuh pria asal Gresik ini.

Project Manager Salbai 34 Venue, Imam Widi menambahkan, nantinya di Jopless akan menampilkan kolaborasi menarik antara musisi EDM, DTR Alive dengan Rambo Serang, sebuah akun dubbing bahasa Jawa Serang yang kini tengah digandrungi netizen. Selain itu, komunitas motor antik, Lazy Ride juga menyiapkan grill fest. Jadi penonton bisa menikmati sensasi memanggang daging di bawah temaram lighting panggung.

“Kami juga akan memutarkan kegiatan penting yang diselenggarakan Salbai selama tahun 2017. Pemutaran kaleidoskop ini diharapkan dapat memicu penonton untuk terus berkarya, karena Salbai merupakan line bisnis yang berbasis lokacipta. Jadi siapapun, bisa menciptakan dan menampilkan karyanya di panggung kreatif Salbai, kami terbuka untuk siapa pun yang memiliki semangat sama dengan Salbai,” ujar pecinta musik metal itu panjang lebar.

Lebih lanjut Imam menegaskan, panggung kreatif Salbai 34 Venue akan tetap menggema ditahun 2018. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah gagasan agenda kegiatan yang akan digelar tahun mendatang. Hal itu tambah Imam, sebagai bentuk komitmen Salbai 34 Venue untuk menjadi bagian perkembangan industri kreatif di Kota Serang.

“Jopless juga akan menjadi wadah bersilaturahmi, sekaligus merajut kembali resolusi yang belum terpenuhi pada tahun 2017. Momentum ini sekaligus akan kami gunakan untuk berdiskusi dan menampung aspirasi dari penonton,” tutup Imam. (Red-02)