PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah 9OPD) khususnya pengelola anggaran, untuk mempercepat serapan anggaran. Soalnya kini sudah memasuki penghujung tahun, sehingga perencanaan yang sudah ditercatat, harus segera dieksekusi.

Hal ini disampaikan Tanto kala memimpin rapat koordinasi dengan semua jajaran OPD di Oproom Setda Pandeglang, Senin (8/10).

Tanto mengatakan, salah satu yang perlu dimaksimalkan dalam sektor konstruksi. Mengingat program utama dari Pemkab Pandeglang dalam sisi pembangunan infrastruktur.

“Ini masuk semester akhir anggaran tahun anggaran 2018. Saya harap pelaksanaan kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan maksimal khususnya untuk kontruksi,” katanya.

Maka dari itu, Tanto mengingatkan OPD pengelola anggaran untuk segera menyelesaikan beberapa paket yang belum tuntas. Pasalnya, bila proses itu tersendat, maka akan berdampak pada alokasi bantuan keuangan di tahun berikutnya.

Selain itu, para OPD yang menemui kendala, disarankan segera berkoordinasi dengan Kepala Daerah atau Sekda, guna dicarikan solusi. Sehingga dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Jika ada kendala sampaikan kepada kami apa yang menjadi kendala, nanti kita akan cari solusinya. Karena apabila Bankeu tidak terserap, tahun yang akan datang tentu akan ada pengurangan,” pesannya.

Adapun Tanto menyebut, pengadaan barang dan jasa jumlah yang dilelangkan saat ini sebanyak 237 peket. Dari jumlah tersebut, 222 paket diantaranya telah selesai. Sehingga saat ini yang tersisa 1 penunjukan langsung, 1 sedang tayang, 9 gagal lelang, dan yang sedang dikaji oleh Tim Pokja sebanyak 4 paket.

“Sementara pengadaan yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Banten tercatat 59 peket. 56 paket dinyatakan selesai dan tinggal menyisakan 3 paket, yang terdiri atas 1 sedang proses tender dan 2 sisanya akan tender ulang,” tandas politisi Golkar itu. (Red-02).