Ini 5 Pejabat Esselon II Hasil Lelang yang Dilantik Gubernur WH

(Foto: Sub. Bagian Peliputan dan Dokumentasi Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Banten).

SERANG, BantenHeadline.com – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) hari ini, Jumat (12/01/2017), melantik lima Pejabat Tinggi Pratama hasil Lelang Jabatan di lingkup Pemerintahan Provinsi Banten yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi.

“Saya Gubernur Banten, dengan ini secara resmi saya melantik Saudara, dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Provinsi Banten. Saya percaya bahwa Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan,” ucap Gubernur Wahidin dalam kata-kata pelantikan di Pendopo Gubernur, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.

Ke-lima pejabat setingkat Esselon II tersebut yaitu M. Yusuf sebegai Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Komarudin sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ade Ariyanto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Gunawan Rusminto sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Nana Suryana sebagai Kepala Biro Bina Infastruktur dan Sumber daya Alam.

Gubernur Wahidin berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing serta mampu menjabarkan visi-misi Pemerintah Provinsi Banten.

“Kepada pejabat yang baru, kalian harus bisa menyesuaikan diri dengan semangat Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya.

Gubernur mengungkapkan, pejabat yang dilantik sudah mengikuti seluruh rangkaian seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi sesuai aturan yang berlaku.

“Ada hak Prerogratif, tapi hak itu juga berdasarkan penilaian Pansel yang akidah normanya sudah diatur. Apa saja yang harus dites, wawasan, psikologi, termasuk wawasan pemahaman tupoksi,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Fakta Integritas dan Perjanjian Kinerja para Kepala OPD, dirangkaikan dengan penyerahan DPA SKPD/PPKKD Tahun Anggaran 2018.

Gubernur kemudian memastikan, akan melakukan seleksi ulang untuk dua jabatan yang masih kosong yaitu Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ARTP) dan Kepala Biro Umum. Pasalnya, seleksi kedua jabatan yang sudah dilakukan, hasilnya tidak memenuhi persyaratan.

“Kita konsisten. kalau memang tidak memenuhi syarat. Nanti seleksi lagi. Waktu?, ya kapan-kapan juga bisa,” ungkap Gubernur seraya menekankan bahwa dirinya tetap akan melakukan evaluasi kinerja terhadap para pejabat yang sudah dilantik.

Gubernur WH juga mengimbau kepada pejabat yang baru dilantik dan pejabat yang lama, untuk segera menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab.

“Imbauannya, bekerja, kerja, kerja,” tegasnya. (Rls-05).