HUT ke 73 RI, Penyelam Banten Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

Salah seorang penyelam Banten mengibarkan bendera Merah Putih di dasar laut di kawasan Pulau Sangiang, Anyer. (Foto: Samsara Eco Diver).

CILEGON, BantenHeadline.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Republik Indonesia puluhan anggota komunitas penyelam yang terdiri dari Banten Divers Club (BDC), Black Manta Divers Club, dan Banten Divers and Adventure Clubs (Badacs) melakukan upacara pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut di sekitar Pulau Sangiang, di wilayah Desa Cikoneng Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Dalam upacara bendera pada kedalaman 30 meter dari permukaan laut dan sekitar 200 meter dari bibir pantai Anyer tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten, Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara adalah Komandan POM TNI Angkatan Laut (Danpomal) Banten. Sementara pengibar bendera Merah Putih dilakukan oleh penyelam Fitrian Dwi Cahyo dan Dimas Rendragraha dari KKP.

Usai mengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan aksi Underwater Clean-Up atau membersihkan sampah dasar laut, sebagai upaya menjaga ekosistem laut dan mempertahankan keindahan wisata dasar laut pulau Sangiang yang terkenal itu.

Usai acara Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten, Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki memaparkan, bahwa keindahan alam dasar laut Pulau Sangiang dikenal luas dan selalu diincar sebagai objek wisata. Namun akhir-akhir ini keindahannya wisata laut ditengah perairan Selat Sunda itu terancam akibat sampah plastik yang sulit terurai.

“Konservasi ini sebagai upaya menjaga kelestarian serta meningkatkan nilai potensi laut yang dapat dimanfaatkan masyarakat, baik berupa peningkatan hasil tangkapan nelayan, destinasi wisata bahari, serta perekononian warga. Sementara kegiatan Underwater Clean-Up ini sebagai aksi awal yang  diharapkan dapat menjadi stimulus rangsangan kepada seluruh penyelam di Banten untuk turut lakukan aksi yang sama, setiap diving sambil membawa meshbag sekaligus mengambil sampah di dasar laut,” paparnya.

Acara yang digelar tepat pada HUT ke 73 Republik Indonesia, Jum’at (17/8/2018) ini diorganisir oleh Samsara Eco Dive mendapat respons positiv dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pangkalan TNI-AL (Lanal) Banten, LPSPL Serang, DKP Provinsi Banten, DKPP Kota Cilegon, DKPESDM Kabupaten Serang, BAPPL-STP Karangantu, Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Cilegon dan Pitrodive.

“Adapun sampah dasar laut yang berhasil dikumpulkan sebanyak 11,5 kilogram kemudian dibawa ke darat untuk dimasukkan ke dalam unit pengolahan sampah,” jelas Egi Pamungkas salah satu anggota Samsara Eco Diver.

Sementara Sekretaris BDC Ferry mengatakan, bahwa peringatan HUT ke RI ke-73 di dasar laut ini digagas secara spontan.

“Mendadak kita persiapannya, tapi alhamdulillah begitu kami menemui Danlanal Banten dan menyampaikan agenda kegiatan ini, beliau merespon rencana ini dengan baik, sehingga acara bisa terlaksana dengan lancar,” ujar Ferry.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian bantuan sembako bagi masyarakat sekitar.

Rencananya aksi para penyelam Banten ini akan dilanjutkan keesokan harinya (Sabtu, 18/8/2018), membantu KLHK dalam Program Nasional 1.000 Mooring Buoy (penambat kapal-red) dengan memasang Mooring Buoy di 10 titik di perairan Pulau Sangiang, sebagai upaya meminimalisir kerusakan terumbu karang yang salah satunya diakibatkan penggunaan jangkar kapal. (Rzl/Red-05).