SERANG, BantenHeadline.com – Gempa berkekuatan 5.1 Skala Ritcher (SR) kembali mengguncang Kabupaten Lebak, Banten pada pukul 11.48 WIB. Kali ini gempa berpusat di episenter pada 7,18 LS dan 106,05 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 km arah barat daya Kabupaten Lebak.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Lebak, Jakarta, Bogor,Tangerang dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI); di kota Pandeglang I SIG-BMKG (II MMI),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi, Jumat (26/1).

Gempa itu sempat dirasakan hingga ke Kabupaten Pandeglang. Namun sejauh ini, guncangan gempabumi tersebut belum ada informasi kerusakan.

“Gempa bumi Selatan Lebak Banten ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia dan merupakan salah satu gempa bumi susulan dari gempa bumi M 6,1 tanggal 23 Januari 2018,” lanjutnya.

“Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Lebak dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pesan Riyadi.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Kelas I Stasiun Serang, Trian Asmarahadi menyebutkan, titik lokasi gempa masih berdekatan dengan pusat gempa yang mengguncang Lebak pada Selasa (23/1) kemarin dengan kekuatan 61. SR. Kendati demikian, guncangan gempa itu tidak berpotensi menimbulkan Tsunami. (Red-02).