Ciptakan Keamanan, PT. MMS Revitalisasi Akses Pintu Tol Serang Timur

Revitalisasi Akses Pintu Tol Serang Timur, diperuntukkan bagi karyawan PT. MMS.

SERANG, BantenHeadline.com –  Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2010 tentang Pedoman Revitalisasi Kawasan di sekitar akses jalan tol, dan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol khususnya pada tol Tangerang – Merak, PT. Marga Mandala Sakti dengan nama barunya ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) tengah melakukan sejumlah revitalisasi akses masuk dan keluar jalan tol.

Salah satunya dengan pembuatan frontage road atau akses jalan, penataan kawasan akses, normalisasi saluranair (drainase) dan penerangan jalan pada Pintu Tol Serang Timur, di wilayah Kemang Pakupatan Kota Serang yang proses pembuatannya direncanakan rampung pada awal bulan Juni 2018.

Manager Departemen Pemeliharaan PT. MMS, Budiyanto menegaskan, bahwa akses jalan ini akan dipergunakan oleh petugas tol dan karyawan PT. MMS sebagai akses dari dan menuju kantor di Pintu Tol Serang Timur.

“Jadi tidak ada lagi aktivitas lalu lintas di pintu tol selain pengguna tol itu sendiri, karena karyawan memiliki jalan atau akses sendiri tidak seperti sekarang. Ini untuk keamanan dan kenyamanan pengguna tol,” ujar Budiyanto kepada wartawan di kawasan Pintu Tol Serang Timur, Jum’at (20/4/2018).

Wakil Pimpinan Proyek Revitalisasi Akses PT. MMS, Sri Mulyo menambahkan revitalisasi juga dilakukan dengan penataan kawasan di sekitar Pintu Tol Serang Timur, seperti pembangunan drainase, penataan taman, pembuatan pagar dan pemasangan lampu penerangan.

“Sekarang masih ada ojeg pangkalan hingga pedagang di sekitar pintu tol yang mengganggu aktivitas pengguna tol. Revitalisasi ini salah satu tujuannya agar kawasan di sekitar pintu tol nampak lebih asri, aman dan nyaman dan tidak terlihat kumuh seperti sekarang,” paparnya.

Selain melakukan revitaslisasi di Pintu Tol Serang Timur, pada ahun 2018 ini PT. MMS juga melakukan hal yang sama di Pintu Tol Balaraja Barat, Serang Barat dan Cilegon Timur.

Sementara untuk mensiasati terjadinya Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran Idul Fitri 2018 yang akan tiba beberapa bulan lagi, Sri Mulyo memastikan bahwa seluruh aktivitas pekerjaan proyek di sepanjang jalan tol akan dihentikan mulai H-10 hingga H+10 Hari Lebaran. (Red-05).