Bergaya Millenial, Tanto Pilih Gunakan Sneakers Saat Sidak

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban (berkacamata) dengan sepatu Sneakers nya.

PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban dikenal sebagai salah satu kepala daerah di Provinsi Banten yang kerap melakukan monitoring hasil pembangunan, terutama infrastruktur jalan. Bahkan ia tidak ragu untuk menyusuri perjalanan ratusan meter dengan berjalan kaki. Hal itu dilakukannya sebagai upaya memastikan kualitas pembangunan berjalan sesuai perencanaan.Tak jarang, para pelaksana proyek dibuat ketar ketir oleh “hobi” Tanto yang kerap mencorat coret bidang jalan yang dianggapnya tidak memiliki kualitas baik. Sehingga para pelaku usaha harus merevisi hasil pekerjaannya.

Namun bukan hanya itu yang menjadi sorotan pria kelahiran Bandung tersebut. Melainkan, gaya busananya yang seringkali berbeda dari pejabat Pandeglang lain saat melakukan monitoring proses maupun hasil pembangunan. Bahkan cenderung tergolong casual.

Dalam beberapa kali kesempatan, Tanto terlihat lebih sering menggunakan sepasang sepatu sneakers sebagai alasnya untuk berjalan. Rupanya, hal itu lah yang membuatnya mampu berjalan ratusan meter tanpa terlihat kesulitan menaklukan medan jalan di Pandeglang yang berbukit bahkan tak jarang berbatu pula.

Sepert saat meninjau proyek jalan di Kampung Wates Carang Pulang dan ruas jalan Cikupa-Cihaseum, di Kecamatan Pandeglang, Kamis (23/8/2018).

Dengan mengenakan sepatu Adidas seri Neo hitam, penampilan istri Andiara Aprilia Hikmat itu nampak necis dengan balutan kemeja batik lengan panjang bercorak garis cokelat dan celana bahan.

Proyek jalan dengan panjang 321 meter itu, disusurinya dengan santai. Sementara beberapa ajudannya, malah sering mengambil waktu untuk beristirahat.

Hal yang sama pernah ia lakukan pada tahun lalu ketika melakukan Sidak pembangunan betonisasi di Jalan Teluklada-Bojen, Kecamatan Sobang dan ruas Jalan Cibelah-Cinusa di Kecamatan Munjuk,

Saat itu Tanto memadukan kemeja koko, celana bahan hitam, serta sepatu kaum Skateboarder, Vans Old School, Tanto terlihat lincah menyusuri pembangunan jalan di tengah teriknya matahari.

Ternyata, Tanto mengaku sengaja memilih sepatu sneakers sebagai temannya mobilisasi. Alasannya, sepatu jenis itu lebih fleksibel dan santai saat dikenakan.

“Ya lebih santai saja. Kita kan ke lapangan, kita bermain tanah lah istilahnya. Pandeglang ini kan daerah tekstur tanahnya masih belum perfect. Kalau santai ‘kan lebih fleksibel dan lebih nyaman,” katanya sambil melempar senyum.

Tanto merasa tidak nyaman bila harus memakai busana formil dan sepatu pantofel ketika bertugas di lapangan. “Kalau pakai pantofel kurang cocok kalau untuk dibawa main tanah dan pasir. Pak Presiden saja kan pakai sneakers,” imbuhnya.

Mantan Ketua KNPI Banten itu menyebut, ia memiliki empat pasang sepatu sneakers berbagai merek. Bahkan dirinya berencana menambah koleksi sepatu khususnya dari industri lokal. Sayang, Tanto belum menemukan merek dan motif yang pas.

“Ada beberapa pasang, sekitar 4. Ini merek luar tapi made in Indonesia kok,” ujar Tanto seraya menunjuk sepatu Adidas yang dipakainya.

“Kemarin saya lihat presiden pakai sneakers lokal, saya sempat coba mencari tetapi out of stock, habis,” sambungnya.

Tanto pun berharap agar pemuda di Pandeglang bisa menciptakan sneakers yang berkualitas. Soalnya sejauh ini ia belum menemukan industri sepatu lokal yang bersaing.

“Tetapi saya mendorong kalau misal ada pemuda inovatif di Pandeglang, untuk bisa membuat sneakers yang bisa dipakai Pak Presiden,” harap mantan Ketua Komisi III DPRD Banten itu. (Red-02).