PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang memberikan bantuan Dana Zakat, Infaq dan Shadaqah melalui program Pandeglang Cerdas bagi para mahasiswa berprestasi dari berbagai Perguruan Tinggi di Kabupaten Pandeglang, Jumat (23/2).

Pemberian bantuan untuk para mahasiswa tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang didampingi pula Bupati Soppeng, Sulawesi Selatan Andi Kaswadi Razak yang sedang melakukan study banding di Kabupaten Pandeglang.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan bahwa para pemuda merupakan generasi emas bagi bangsa. Oleh karenanya para pemuda memiliki peran penting dalam memajukan bangsa.

“Oleh sebab itu pemerintah harus hadir untuk terus mendukung dan berupaya agar melahirkan para generasi muda yang berinovasi dan memiliki kemampuan untuk masa depan bangsa yang lebih baik,” katanya.

Irna berharap, Baznas Kabupaten Pandeglang terus bersinergi dengan pemerintah agar program pemerintah berjalan dengan baik, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan bantuan ini mudah-mudahan bermanfaat dan dapat memberikan motivasi bagi para mahasiswa agar lebih giat lagi belajar sehingga nantinya dapat mengharumkan nama bangsa. Oleh karena itu teruslah berkarya untuk melahirkan prestasi yang bisa di banggakan,” pesan bupati.

Ketua Baznas Kabupaten Pandeglang Aah Wahid Maulany mengatakan, bantuan ini merupakan program Pandeglang Cerdas. Bantuan tersebut diberikan kepada 80 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, masing masing mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta. Adapun bantuan ZIS ini diperoleh dari para muzaki dan ASN Pemkab Pandeglang.

“Dana yang terkumpul kami distribusikan bagi para mahasiswa yang berprestasi, semoga dengan bantuan ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para mahasiswa itu sendiri,” Paparnya.

80 orang mahasiswa yang mendapatkan bantuan ZIS melalui Program Pandeglang Cerdas berasal dari Perguruan tinggi Staisman sebanyak 13 orang, Universitas Mathlaul Anwar 13 orang, STAI Babujanah sebanyak 13 orang, STKIP Syekh Mansur berjumlah 8 orang, STIA Banten 8 orang, STISIP Banten Raya 8 orang dan mahasiswa yang kuliah di luar kampus Pandeglang sebanyak 17 orang. (Red-02)