PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Bantuan bagi para korban bencana tsunami yang diterima Pemerintah Kabupaten Pandeglang mencapai Rp1.8 miliar. Bantuan itu berasal dari perorangan maupun lembaga yang masuk ke rekening daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang, Ramadani mengungkapkan, total bantuan itu disumbangkan oleh sejumlah pemerintah daerah, perguruan tinggi, keluarga besar kepolisian dan lembaga lainya.

“Dari keseluruhan nilai bantuan tersebut, Rp1 miliar diantaranya akan diperuntukkan guna pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Hal itu sebagaimana amanat dari Kapolda Banten,” katanya, Kamis (10/1).

Nantinya, dana bantuan itu akan diserahkan ke Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) selaku penanggungjawab pembangunan Huntara. Berdasarkan perencanaan, biaya Rp1 miliar itu bakal dialokasikan untuk 100 unit Huntara.

“Hari ini juga kami cairkan, karena besok akan dimulai pembangunan huntaranya. Pokoknya semua serba gerak cepat, karena itu tadi kami tidak menginginkan para pengungsi yang tidak memiliki rumah terkatung-katung. Makanya harus disegerakan,” imbuhnya.

Selain diperuntukkan membangun Huntara, bantuan itu juga dianggarkan untuk pengadaan perlengkapan peralatan seperti pemotong besi, bor dan sebagainya yang dibutuhkan untuk membangun hunian bagi pengungsi tersebut.

“Kami anggarkan untuk pengadaan peralatan kerja kisaran diangka Rp200 juta. Rp200 juta itu untuk 30 jenis peralatan yang dibutuhkan untuk membangun huntara tersebut. Jadi totalnya dalam membangun 100 unit itu, Rp1,2 miliar,” jelasnya.

Selain bantuan uang, Kepala Bidang Penerimaan Logistik, Pencatatan, Penyimpanan, Pendistibusian dan Pemberitahuan Logistik, Undang Suhendar menambahkan, Pemkab Pandeglang juga terus-menerus mendapatkan bantuan logistik dan peralatan lainnya dari berbagai pihak.

“Bantuan logistik yang kami terima, Alhamdulillah mampu membantu seluruh korban tsunami yang tersebar di wilayah yang terdampak tsunami. Begitu juga pendistribusiannya, kami sangat teliti sampai benar-benar merata di semua wilayah yang terdampak tsunami,” katanya.

Jenis bantuan logistik itu ungkap Undang, mulai dari makanan, sanitasi, bumbu dapur, minuman, sandang, ATK dan perlengkapan lainnya. Jika ditotal, ada 85 jenis bantuan yang diterima Pemerintah Pandeglang.

“Kami pastikan, bahwa stok logistik saat ini masih mencukupi untuk beberapa hari kedepan. Apalagi bantuan masih terus mengalir,” tandasnya.. (Red-02).