banner 728x90

Berkat Silaturahmi Bupati ke Pusat,Tahun Ini Rumah Warga Kabupaten Serang Bakal Disaluri Gas PGN

Berkat Silaturahmi Bupati ke Pusat,Tahun Ini Rumah Warga Kabupaten Serang Bakal Disaluri Gas PGN
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai penandatanganan kerja sama dengan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Ego Syahrial di Jakarta.

SERANG, BantenHeadline.com – Upaya lobi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak Agustus 2017 untuk mendapatkan program Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga akhirnya berbuah hasil.

Pada Jumat (23/3/2018), Tatu menandatangani kerja sama program ini dengan Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Ego Syahrial di Jakarta.

Dari total 78.315 Jargas Sambungan Rumah Tangga (SR) bagi 16 Kabupaten-Kota se-Indonesia pada tahun ini, Kabupaten Serang mendapatkan alokasi sekira 5.043 SR.

“Jargas ini disalurkan kepada rumah yang terlewati oleh pipa PGN (Perusahaan Gas Negara-red) yang berjarak 0,5 kilometer sampai satu kilometer dari pipa utama. Untuk 5.000-an jaringan rumah dipasang lima station. Program ini diutamakan untuk rumah tangga menengah ke bawah,” kata Tatu usai penandatangan kerja sama di kantor Kementerian ESDM.

Bupati Serang perempuan pertama ini menjelaskan, Jargas dipasang oleh Kementerian ESDM secara gratis.

“Ini akan lebih mempermudah pemakaian gas masyarakat karena tinggal menyalakan kompor, gas sudah mengalir lewat pipa yang telah dipasang. Ini akan lebih menghemat, praktis, dan aman. Di Surabaya program ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Namun demikian Tatu membenarkan masih banyak masyarakat yang belum mendapat fasilitas ini.

“Ibu sudah mengajukan untuk tahun depan agar Kabupaten Serang mendapat lagi kuota program ini.

Tatu mengaku, keberhasilannya dalam meraih program ini berawal dari silaturahmi khusus dengan Menteri ESDM Ignatius Jonan yang difasilitasi oleh Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Jobi Triananda Hasjim di Jakarta pada pertengahan bulan Agustus 2017.

“Saat acara pemberian CSR di Kecamatan Kramatwatu, Pak Dirut PGN memberikan tawaran melobi Kementerian ESDM. Termasuk program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas untuk kendaraan. Pemakaian gas untuk kendaraan diprediksi akan menghemat biaya bahan bakar hingga 25 persen. Untuk terminal gas bagi kebutuhan konversi ini dibangun di Kecamatan Cikande,” akunya.

Pembangunan Jargas merupakan bagian dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional. (Red-05).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.