banner 728x90

Lewat Ruang Pintar, Pandeglang Kian “PeDe” Menyongsong Smart City

Lewat Ruang Pintar, Pandeglang Kian “PeDe” Menyongsong Smart City
Ruang Pint@r Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Tepat tanggal 17 Agustus 2017 lalu, Kabupaten Pandeglang resmi meluncurkan salah satu fasilitas berbasis teknologi yang dinamakan Ruang Pint@r. Ini adalah sebuah fasilitas pengendali informasi yang didisain khusus untuk memudahkan masyarakat dalam memantau kinerja pemerintah bahkan dapat berinteraksi lebih dekat dengan Pemkab.

Dengan hadirnya Ruang Pint@r ini, membuat Kabupaten Pandeglang selangkah lebih maju dari kabupaten kota di Banten. Karena hingga kini, hanya Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang yang memiliki ruang pengendali informasi atau Command Center di Provinsi Banten.

Pembentukan Ruang Pint@r ini adalah sebuah bentuk nyata Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Tanto Warsono Arban dalam mewujudkan Pandeglang Smart City, yang meliputi 3 pilar Smart City, yakni Smart Services, Smart Office Dan Smart Monitoring. 

(Kepala Diskomsantik Pandeglang, Yahya Gunawan Bersama Tim Ruang Pint@r)

(Kepala Diskomsantik Pandeglang, Yahya Gunawan Bersama Tim Ruang Pint@r)

 

Hampir satu tahun berjalan, perkembangan Ruang Pint@r Kabupaten Pandeglang melaju dengan pesat. Di bawah kendali Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi, dan Statistik (Diskomsantik), kini Ruang Pint@r memiliki belasan aplikasi yang memudahkan para pejabat dalam bekerja maupun kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Ruang Pint@r yang merupakan akronim dari Pandeglang, Informative, Transparantive, Accountable dan Responsiveness, kini mengelola sejumlah fasilitas penting, yang meliputi:

1)  Ruang Transit/Ruang Tamu

2)  Ruang Data Center/server

3)  Ruang Programmer

4)  Ruang Rapat

5)  Ruang Control

6)  Ruang Operator/Video Wall

7)  Ruang Dashboard Bupati

Adapun Aplikasi dan Sistem Informasi yang dikelola yakni:

1)  Aplikasi Buku Tamu  Ruang Pint@r

2)  Aplikasi Kerja, yang terdiri atas:

  1. SIPKD (Sistem Pengelolaan  Keuangan  Daerah) terintegrasi antara Perencanaan dengan   Penganggaran;
  2. Atisisbada dan SIPKD (Sistem Pengelolaan Aset Daerah);
  3. RKPD Online   (Sistem   Perencanaan   Daerah)   yang   telah  mengakomodir  hasil-hasil   Musrenbang Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Pokok-Pokok Pemikiran  dari  para  Anggota DPRD (setiap anggota DPRD diberikan Akun untuk menginput program dan Kegiatan);
  4. e-Absen Online, sedang dilakukan pembahasan pengembangan Aplikasi untuk meningkatkan kinerja  pegawai dengan menerapkan Penilaian Kinerja dan pengenaan sanksi;
  5. Pro ASN, Aplikasi untuk mengelola Data Pegawai/ASN;
  6. e-Hibah Bansos (Replikasi Sabilulungan Kota Bandung);
  7. GPS Tracking (Ambulan, DamKar dan Truk Sampah);
  8. Dashboard SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) yang telah menggunakan Jalur VPN;
  9. CCTV Traffic Control dan CCTV Office Monitor;
  10. Data Informasi Bencana Indonesia / DIBI (BPBD);
  11. Windy/Weather Monitor (BPBD);
  12. Aplikasi OPD untuk memonitoring Aplikasi Bebeja;
  13. Media Analitic/Media  Management, aplikasi yang  dijalan  provider untuk mengukur  pemberitaan media cetak  dan  elektronik, sehingga dapat diketahui sentimen pemberitaan yang dapat dijadikan dasar untuk pengambilan kebijakan pimpinan;
  14. e-Surat (dalam proses) terintegrasi dengan e-signature;
  15. e-Sakip (dikelola bagian organisasi Setda) Aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
  16. e-infojab (dikelola oleh Bag. Organisasi) merupakan Aplikasi Informasi  Jabatan,  meliputi Dokumen Anjab ABK yang dapat mengukur kebutuhan pegawai, dan Peta Jabatan;
  17. Siskeudes (Aplikasi pengelolaan Keuangan Desa/offline).

 

Tidak hanya itu, Ruang Pint@r juga mengelola aplikasi pelayanan bagi masyarakat, yang meliputi:

  • Perijinan Online (Simpadu), dari 126 Perijinan dan Non  Perijinan, telah di onlinekan     pelayanan perijinannya sebanyak 38 jenis perijinan;
  • V-Tax (untuk menghitung besar pajak pribadi);
  • e-BPHTB (dapat disimulasikan);
  • Aplikasi Bebeja (pengaduan masyarakat);
  • SMS dan WA Center (respon dan foward).
Tampilan Aplikasi Bebeja di Layanan Play Store Android

Tampilan Aplikasi Bebeja di Layanan Play Store Android

 

Bahkan kini puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan hingga pemerintah di desa, juga telah membuat laman resminya. Diantaranya, laman Pemkab, www.pandeglangkab.go.id, diskomsantik.pandeglangkab.go.id, http://distanak.pandeglangkab.go.id yang meraih predikat website Terbaik Kedua antar Dinas Pertanian Se-Indonesia.

Tidak cukup sampai di situ, Ruang Pint@r Pandeglang pun akan terus mengembangkan berbagai aplikasi guna menunjang kinerja pemerintah yang berbasis teknologi.

Sejumlah agenda yang telah dicanangkan yakni:

  • Renaksi KPK, integrasi SiRUP dengan SIPKD;
  • Peningkatan Standarisasi LPSE;
  • Pembuatan Aplikasi Renumerasi dan Kinerja;
  • Penyusunan Master Plan TIK (Kerjasama dengan BPPT);
  • Penyusunan Peraturan Bupati tentang E-Government;
  • Tindak lanjut Penerapan E-Signature dengan BSRe Lemsaneg/BSSN;
  • Aplikasi Sekota;
  • Aplikasi MPM (Pemutakhiran Data Mandiri Keluarga Miskin/Kelompok Pendaftaran, Kelompok Verifikasi dan Kelompok Entri Data);
  • Penataan Ruang Pelayanan LPSE.

 

*(ADV)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.