banner 728x90

Kanwil Kemenkumham Banten Sidak, Rutan Pandeglang Keluhkan Jumlah Penjaga

Kanwil Kemenkumham Banten Sidak, Rutan Pandeglang Keluhkan Jumlah Penjaga
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Banten, Ajub Suratman tengah melakukan pemeriksaan di salah satu ruang tahanan di Rutan Pandeglang.

PANDEGLANG, BantenHeadline.com  – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Banten melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pandeglang, Selasa (02/01/2018) siang.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum HAM Banten, Ajub Suratman. Dalam Sidaknya, rombongan Kanwil Banten yang tiba pukul 14.30 WIB, memeriksa sejumlah ruangan tahanan yang saat ini dihuni oleh 181 warga binaan.

“Sidak ke Rutan Pandeglang sesuai dengan intruksi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 01 Tahun 2017 Tentang Pengendalian Pelaksanaan Tugas dan Pengawasan,” terang Ajub Suratman disela-sela Sidak.

Dari hasil Sidak tersebut, tidak ditemukan persoalan yang berarti. Hanya saja Kanwil Banten mengingatkan Rutan Pandeglang agar mewaspadai berbagai bentuk kerawanan yang ada, seperti perkelahian antar warga binaan.

“Tingkatkan pula layanan hak-hak warga binaan. Kemudian optimalkan kegiatan atau pembinaan warga binaan, dengan bekerjasama dengan instansi terkait,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Heri Kusrita menegaskan bahwa situasi di Rutan cenderung kondusif. Mengingat Rutan Pandeglang bukan skala besar. Apalagi selama ini  tidak pernah terjadi kerusuhan atau insiden lainnya.

“Kalau kerawanan menurut saya aman, karena bukan rutan besar. Perkelahian juga tidak ada. Tetapi mudah-mudahan jangan sampai ada. Kerawanannya paling pelarian warga binaan,” katanya.

Namun demikian, Heri justru mengeluhkan kurangnya tenaga petugas di Rutan Pandeglang. Karena saat ini, hanya diisi oleh 23 penjaga tahanan, yang terdiri atas 20 orang regu pengamanan dan 3 orang staf pengamanan. Padahal idealnya, penjaga tahanan berjumlah 36 orang. Akibat kekurangan tenaga penjaga tahanan, pihaknya kerap meminta bantuan dari kepolisian.

“Selama ini ada 4 regu, setiap regu hanya diisi 5 atau 4 orang. Idealnya, setiap regu terdapat 9 penjaga tahanan. Kami sudah mengajukan itu, tetapi tahun 2017 kemarin, Pandeglang tidak termasuk. Karena itu kan dari pusat alokasinya Mudah-mudahan tahun ini ada alokasi untuk Pandeglang,” harapnya. (Red – 02).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.