banner 728x90

Libur Tahun Baru, 150 Relawan Balawista Banten Siaga di 9 Posko Pantai

Libur Tahun Baru, 150 Relawan Balawista Banten Siaga di 9 Posko Pantai
Relawan Balawista Banten siap menjaga pengunjung wisata pantan.

PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Menghadapi libur panjang akhir tahun 2017 serta memprediksi membludaknya pengunjung di daerah wisata air, relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Provinsi Banten menyiagakan 150 personel untuk aksi penyelamatan bagi wisatawan dari kecelakaan laut di sepanjang pesisir pantai di Banten.

Relawan tersebut disebar di 9 posko Balawista dari mulai Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang hingga Kabupaten Lebak.

“Dari 200 personel Balawista yaang ada, kami terjunkan sebanyak 150 personel untuk mengamankan kawasan Pantai serta kawasan wisata air lainnya,” Ketua Balawista Banten Ade Ervin beberapa waktu lalu.

Erwin menambahkan, kecelakaan laut yang sering terjadi dan ditangani adalah terseret ombak.

“Kesiagaan petugas relawan Balawista tersebar mulai Pantai Karangantu, Anyer, Carita hingga Sawarna dengan peralatan evakuasi seperti Rescue Boats dan Mobil Rescue untuk penyelamataan evakuasi jika pengunjung mengalami kecelakaan laut, biasanya terseret ombak akibat cuaca buruk,” ujarnya.

Sementara, Humas Balawista Banten ,Lulu Jamaludin menegaskan, terlepas dari kesiapan relawan Balawista, para pengunjung pantai juga diminta tetap mengindahkan peringatan, baik yang diberikan petugas langsung maupun yang dipasang di beberapa tempat di sekitar pantai.

Selain itu, masih kata Lulu, animo wisatawan pantai yang sangat tinggi, tidak dibarengi dengan kesiapan pihak pengelola pantai. Masih saja ada ditemui pengelola pantai yang tidak maksimal menyediakan alat keselamatan sehingga pihaknya harus turun tangan.

“Bila wisatawan membutuhkan bantuan, kami siap membantu dengan maksimal. Namun demikian, kami berharap wisatawan bisa lebih menjaga keselamatannya masing-masing, dengan tetap mematuhi rambu-rambu himbauan yang telah kita pasang di disekitar lokasi wisata,” tambahnya.

Lulu juga menyarankan agar para pengunjung pantai memperhatikan mengindahkan aturan tentang tata cara berenang di pantai yang aman, seperti bermain di pantai hingga pukul 17.30 wib.

“Jauh berenang maksimal 30 meter dari bibir pantai, gunakan pelampung bertali dan pakaian berenang standar. Selain itu, orang tua wajib mendampingi anak-anak saat berenang dan di keramaian pantai, ” tegasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.