Angka Pengangguran di Pandeglang Tinggi, Wabup Minta Disnakertrans Rutin Adakan Job Fair

Angka Pengangguran di Pandeglang Tinggi, Wabup Minta Disnakertrans Rutin Adakan Job Fair
Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban saat membuka Job Fair di halaman kantor Disnakertrans Pandeglang

PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pandeglang menggelar kegiatan Job Fair secara rutin. Wabup menyarankan agar event bagi masyarakat yang mencari informasi lowongan kerja itu, dilakukan dalam empat bulan sekali.

Tanto beralasan, hal itu kegiatan tersebut mampu menampung animo pencari kerja di Pandeglang yang membludak. Apalagi angka pengangguran di Pandeglang tergolong tinggi, yang mencapai 42.000 jiwa.

“Maka dari itu saya minta pada tahun 2018 nanti, bisa setiap empat bulan sekali mengadakan Job Fair ini. Selain itu, Disnasker juga harus mampu minimalnya mengundang 100 perusahaan dalam setiap acara Job Fair, karena dengan begitu dapat meminimalisir pengangguran yang semakin meningkat di Pandeglang ini,” ujar Tanto saat menghadiri kegiatan Job Fair di halaman kantor Disnakertrans Pandeglang, Selasa (5/12).

Tanto menerangkan, tingginya angka pengangguran di Pandeglang disebabkan jumlah lulusan sekolah maupun sarjana, yang tidak sebanding dengan kesempatan lapangan kerja.

“Jadi banyaknya tenaga kerja asing ke Banten itu, bukan ancaman bagi seluruh masyarakat karena perusahaan sangat mengingikan para pencari kerja itu memiliki skill. Maka dari itu, solusinya harus ada peningkatan kapasitas melalui Badan Latihan Kerja (BLK), dari situlah ditingkatkan kualitasnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Pandeglang, Sukran menyebutkan, angka pengangguran di Pandeglang saat ini mencapai 42.000 jiwa. Dari jumlah itu, pihaknya mencatat sekitar 10.001 orang melakukan pencarian kerja hingga bulan November.

Sukran menyatakan, dari 10.001 orang pencari kerja itu terdiri atas 5.338 orang pria, dan 4.663 orang wanita. Dari jumlah pencari kerja itu kata dia, pihaknya sudah mengirimkan sekitar 326 orang keluar negeri yakni Taiwan, Malaysia, Hongkong dan Singapura.

“Untuk mengurangi jumlah pengangguran yang semakin meningkat di Pandeglang ini, kami tengah berupaya semaksimal mungkin memberikan informasi lowongan pekerjaan kepada seluruh masyarakat Pandeglang melalui penyelenggaraan Job Fair selama tiga hari dengan melibatkan 13 perusahaan,” kata Sukran. (Red-02).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.