banner 728x90

Istigasah 10 Muharram di Pandeglang, PBNU Serukan Perdamaian

Istigasah 10 Muharram di Pandeglang, PBNU Serukan Perdamaian

PANDEGLANG, BantenHeadline.com – Ribuan umat muslim di Kabupaten Pandeglang dari berbagai kalangan menghadiri acara Istigasah Akbar 10 Muharram dan Ceramah Kebangsaan. Acara yang dihadiri sejumlah tokoh penting ini, dipusatkan di Lapangan SMK Nurul Mursyida, di Kecamatan Cadasari, Jumat (29/9) malam.

Tidak hanya dari kalangan masyarakat, santri, dan pejabat pemerintah setempat, beberapa tokoh ulama pun turut menghadiri acara tersebut. Mereka diantaranya Ketua MUI Pandeglang, Tubagus Hamdi Ma’ani dan ulama besar Banten, Abuya Muhtadi Dimyati. Bahkan jajaran Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Pusat juga turut hadir, yang diwakili Ketua II PBNU Marsyudi Suhud.

Adapun tema yang diusung dalam Istigasah ini yakni Menumbuhkembangkan Persatuan dan Kesatuan Umat Melalui Semangat Kebersamaan Di Bulan Muharrom.

Ketua II PBNU Marsyudi Suhud mengatakan, Bangsa Indonesia didirikan oleh budaya silaturahmi, yang menyukai tradisi berkumpul. Apabila Indonesia ingin selalu dalam iklim yang damai, maka harus memperbanyak agenda silaturahmi. Dengan demikian, perselisihan yang kini marak terjadi dapat teratasi.

“Tidak bisa dibayangkan jika budaya tersebut tidak ada di Indonesia, butuh biaya yang banyak untuk menyelenggarakannya. Oleh karena itu, harus berterima kasih kepada Kiai yang mempunyai fasilitas kumpul-kumpul,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, saat ini budaya berkumpul dikalangan masyarakat telah banyak bergeser. Tidak lagi berpusat di tempat ibadah semata, namun sudah sampai ke tempat yang vital seperti di depan Gedung DPR.

“Tetapi hal tersebut tidak masalah selama mematuhi peraturan yang berlaku dan untuk amar maruf nahi mungkar,” ucapnya.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, Setda Kabupaten Pandeglang, Abdul Ghaffar menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan menciptakan suasana Pandeglang yang makmur dan damai.

“Masyarakat Pandeglang memiliki tradisi merayakan Tahun Baru Islam diberbagai tempat, seperti di Alun-alun, lapangan, Masjid Agung Pandeglang, hingga di pinggir pantai. Semoga melalui kegiatan ini Pandeglang menjadi kabupaten yang makmur dan damai,” harapnya. (Red-02).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.