PANDEGLANG, BantenHeqdline.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang mencatat, sedikitnya ada 700 jembatan rigid dan gantung yang berada di ruas jalan milik Pemerintah Daerah. Namun demikian, hanya diangka 300 yang dikategorikan dalam kondisi baik. Sedangkan sisanya, perlu mendapat perhatian, lantaran tergolong rusak sedang, ringan, bahkan berat.

Kepala UPT Pemeliharaan Jembatan, Zenal Huri mengatakan, pihaknya terus menekan jumlah jembatan rusak di Pandeglang. Seperti tahun ini, DPUPR melalui instansinya telah melakukan perbaikan dan pemeliharaan di 14 titik yang ada diruas jalan Pandeglang selama triwulan pertama tahun 2018.

“Tahun ini, DPUPR menargetkan perbaikan di 50 jembatan rigid dan jembatan gantung dengan anggaran mencapai Rp2 miliar,” katanya, Jumat (8/6).

Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan jembatan ini sifatnya insidentil dan urgent. Sehingga untuk mengejar target yang telah ditentukan, pada triwulan kedua pihaknya berencana untuk melakukan perbaikan di 16 titik lokasi kegiatan.

“Pekerjaan dan pemeliharaan jembatan yang dikerjakan secara swakelola ini sifatnya insidentil dan urgent untuk dilakukan, rencananya pada triwulan kedua akan melakukan perbaikan jembatan di 16 titik,” ujarnya.

Lantaran pemeliharaan dan perbaikan jembatan sifatnya insidentil dan urgent, maka pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap jembatan yang dikeluhkan oleh masyarakat untuk dijadikan skala prioritas.

“Jika ada keluhan masyarakat karena jembatan rusak karena sudah lama tidak diperbaiki atau karena faktor alam, kami minta masyarakat segera melaporkan kepada dinas agar segera dilakukan perbaikan dan penanganan,” pesannya. (Red-02).